Apr 10, 2015

FILOSOFI KOPI (2015): DONGENG SECANGKIR KOPI

Mengadaptasi buku ke medium film memang selamanya tidak pernah menjadi perkara mudah. Ada dua pertimbangan yang harus diperhatikan benar-benar oleh sang pembuat film, antara misinya untuk memuaskan ego sang penulis, dan misinya untuk memuaskan penonton yang sebelumnya sudah membaca sumber materi ceritanya. Perselisihan antara pembuat film dan penonton seringkali terjadi pada materi cerita yang sudah terlebih dahulu terkenal di khayalak ramai dalam medium tulisan, seperti, misalnya, buku-buku gubahan Dewi Lestari (Dee). Semenjak Rectoverso yang cukup bagus, film adaptasi berikutnya cenderung mengecewakan para penggemarnya, seperti Perahu Kertas, Madre, sampai Supernova: Ksatria, Putri, dan Bintang Jatuh. 

Feb 22, 2015

2015 ACADEMY AWARDS PREDICTIONS


Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, saya kembali memprediksi para pemenang Oscar di tahun 2015 ini. Dan mulai tahun ini sampai ke depannya, daftar prediksi akan dibuat sesuai dengan urutan pembacaan para pemenang Oscar, bukan dari kategori tertinggi seperti pada umumnya. 

Feb 14, 2015

20 BEST FILMS OF 2014



Menyortir film-film bagus untuk dimasukkan ke dalam daftar 20 film terbaik bukanlah perkara yang mudah, apalagi kalau ada puluhan film yang sangat berkesan dalam setahun kemarin dan banyaknya film-film bagus yang belum tertonton sampai daftar ini selesai dibuat, seperti Boyhood, The Theory of Everything, dan film-film kotender Oscar lainnya (yang sampai detik ini belum juga menyapa layar bioskop tanah air). Jadi, apabila jagoan-jagoan kalian tidak ada dalam daftar ini, baik disengaja maupun tidak disengaja, mohon dimaklumi. Berikut dua puluh film terbaik pilihan Cinephile’s Diary sepanjang tahun 2014 kemarin. 

Jan 30, 2015

THE IMITATION GAME (2014): BIOGRAFI TENTANG INOVASI, TANPA INOVASI


2015 / Morten Tyldum / 114 Minutes / 2.39:1 Aspect Ratio / PG-13 

The Imitation Game berkisah tentang Alan Turing (Benedict Cumberbatch), seorang profesor genius termuda di Inggris yang tertarik untuk bergabung dalam sebuah tim rahasia milik pemerintah. Tim tersebut dibentuk hanya untuk menunaikan satu tujuan saja: memecahkan kode rahasia milik German, membongkar semua rencana mereka, dan memenangkan Perang Dunia. 

Jan 8, 2015

2015 MOVIE GUIDE



Tahun 2015 kembali mengulang success pattern yang sama seperti tahun 2004, 2007, dan 2012, di mana banyak sekali installment terbaru dari franchise unggulan studio-studio besar Hollywood dirilis berbondongan di bioskop dan mencetak rekor-rekor baru di box office seluruh dunia. Jika kalian tumbuh bersama film-film ikonik seperti Jurassic Park, Terminator, Star Wars, dan film-film superhero Marvel, maka tahun ini akan menjadi tahun penuh memori yang sangat berkesan.


Oct 11, 2014

TABULA RASA (2014) : KETIKA HATI DAN BUDAYA BERSATU DALAM RASA

 2014 / Indonesia / Life Like Pictures / Adriyanto Dewo / PG / 2.39:1

Adalah sebuah keironisan ketika keanekaragaman dunia kuliner autentik yang ada di Indonesia justru sangat jarang diangkat oleh sineas tanah air sebagai topik utama dalam film-film mereka. Padahal, lewat ledakan tren mengupload foto makanan di Instagram, foodblogger baru yang terus lahir setiap hari, dan puluhan website ataupun aplikasi yang akan membantu anda mencari makanan lezat, seharusnya tidaklah terlalu sulit menggandeng mereka untuk melakukan kegiatan positif membudidayakan dan membangkitkan awareness masyarakat terhadap dunia kuliner nasional, daripada bakat dan ketertarikan mereka disalurkan pada makanan-makanan yang lahir dengan ilmu dan aliran dari negeri seberang. Tentu saja, semua itu hanya tinggal menunggu waktu, karena pada akhirnya, selalu ada yang pertama dalam segala sesuatunya. Produser Vino G. Bastian, Sheila Timothy, bersama dengan sutradara Adriyanto Dewo mengangkat masakan Padang ke medium layar lebar lewat film bertajuk ‘Tabula Rasa’, sebuah persembahan yang mereka klaim sebagai film Indonesia pertama yang mengangkat dunia kuliner sebagai inti dari segala hal yang terjadi dalam film ini.


Sep 15, 2014

20 BORING FACTS ABOUT ME (THAT YOU MIGHT HAVE KNOWN IF YOU’D FOLLOWED MY TWITTER OR SIMPLY BEING ONE OF MY BEST FRIENDS)


People made lots of challenges in the internet, recently. Like the worldwide phenomenon ice bucket challenge, which I thought was an utter non-sense. And then ‘post your #cinephilephoto’ challenge, which is quite easy to do (I posted ‘Dr. Ryan Stone’s haunting fetal position’ in Gravity, if you really want to know). And then this, ‘write 20 facts about yourself’ challenge which is currently booming on Instagram. I was tagged by some of my friends on Twitter, Path, and then on Instagram, and I thought, why not? And here it is, the 20 BORING FACTS ABOUT ME THAT YOU MIGHT HAVE KNOWN IF YOU’D FOLLOWED MY TWITTER @ELBERT_REYNER OR SIMPLY BEING ONE OF MY BEST FRIENDS. Boy, that’s truly mouthful for a title. 

Aug 28, 2014

LUCY (2014) REVIEW


2014 / US / Luc Besson / 2.39:1 Aspect Ratio / R

Sejak tahun 1990-an, nama Luc Besson, baik ketika dia menjadi produser, sutradara, maupun  penulis naskah, selalu identik dengan film-film action Eropa yang khas dengan adegan aksinya yang fun dan mendebarkan, keterlibatan aktor-aktris besar dari Hollywood yang awalnya sangat unlikely untuk menjadi action hero tetapi ternyata bisa memerankannya dengan sangat ikonik, hingga alur cerita servicable yang selalu setia menemani film-filmnya. Hampir tidak ada pecinta film aksi yang tidak mengenal namanya. Tetapi di luar itu, beliau juga suka bereksperimen dan bermain-main dengan genre lain, seperti dalam genre sci-fi, space opera lewat The Fifth Element yang sampai sekarang masih diakui sebagai salah satu film terbaiknya, kemudian film keluarga seperti Arthur and the Invisibles, film biografi The Lady, dan masih banyak lagi. Dan untuk tahun ini, setelah dia menggarap film komedi The Family (Malavita) tahun 2013 kemarin, Luc Besson kembali ke genre sci-fi lewat film yang hanya bertajuk Lucy.

Aug 26, 2014

GUARDIANS OF THE GALAXY (2014): AN AWESOME MIX OF BLOCKBUSTER’S WINNING FORMULA


2014 / Marvel Studios / US / James Gunn / 2.39:1 Aspect Ratio / PG-13

Sejak awal, Guardians of the Galaxy memang selalu menjadi film paling beresiko yang pernah dibuat oleh Marvel. Bahkan Kevin Feige pun sempat berkata demikian, ketika dia mengumumkan kalau Guardians of the Galaxy akan menjadi bagian dari Marvel Cinematic Universe (MCU) Phase 2 di atas panggung Comic Con beberapa tahun yang lalu. Film ini dikatakan beresiko karena, pertama, Guardians of the Galaxy diadaptasi dari salah satu komik Marvel yang tidak populer (dalam artian, tidak sepopuler film-film adaptasi superhero Marvel lainnya yang sudah dijamin bisa mendatangkan pendapatan di atas $150 juta sejak tinta di surat kontraknya kering). Kedua, rakun dan pohon yang bisa berbicara termasuk dalam jajaran karakter utama dalam Guardians of the Galaxy. Tidak perlu berbicara banyak kalau soal itu. Ketiga, film petualangan luar angkasa selalu sulit untuk dijual, terutama untuk generasi saat ini, kecuali film yang kau jual menyematkan label Star Trek atau Star Wars di posternya. Terlebih lagi, Disney hanya merasakan asamnya film-film petualangan luar angkasa beberapa tahun terakhir ini, ketika pendapatan Mars Needs Moms dan John Carter milik mereka hancur berantakan di Box Office. 

Aug 25, 2014

GUARDIANS OF THE GALAXY (2014): 3D REVIEW


Menentukan pilihan untuk menyaksikan film dalam format 3D atau 2D memang masih dirasa sulit, meski pihak grup 21 telah menyetarakan harga tiket masuknya. Sebagian besar orang akan memilih format reguler dengan alasan kacamata 3D-nya yang mengganggu atau karena tidak ada perbedaan yang signifikan antara format 3D dengan 2Dnya. Tapi ada juga orang-orang yang menunggu 'korban' untuk diwawancarai, apakah film tersebut layak untuk disaksikan dalam format 3D atau tidak. 
Jika anda termasuk di kategori yang ke-2, selamat, anda sudah datang di tempat yang tepat.

Note : saya TIDAK mereview filmnya dalam post ini.